Loading...

Translate Our News To Your Langguage

Total Tayangan Laman

THE NEW ONE NEWS

WELCOME AND JOINT TO OUR WEBSITE NEWS


OUR NEWS FULL FACT AND REAL SINCE ON THE REPORT

HERE ARE YOUR LIFE ADVERTISING

Ada kesalahan di dalam gadget ini

BERITA PHOTO

BERITA PHOTO
POLRESTA KOTA JAMBI SEDANG MELAKUKAN RAZIA DI JALAN SENTOT ALI BASA PAYO SELINCAH,JAMBI TIMUR
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Kamis, 23 Juni 2011

MOBNAS DI DUGA DIMANFAATKAN UNTUK MODUS SELINGKUH

Muara Jambi,ResKrim-P Beberapa waktu yang lalu di Desa Mekar Jaya Kecamatan Sei Gelam Kabupaten Muaro Jambi di duga telah terjadi perbuatan cabul atau perselingkuhan yang dilakukan oleh oknum pejabat pihak staff SOSNAKER Muaro Jambi. Kronologis kejadian,sekitar pukul 02.00WIB dini hari di RT 10,oknum pejabat pihak Staff SOSNAKER Muara Jambi yang diduga telah melakukan percabulan bernama Yakub,S.Pd dengan seorang perempuan yang diduga juga terlibat perbuatan cabul yang bernama Astuti. Saat kejadian sepasang sejoli tersebut yang bukan syah sebagai suami-istri berada di dalam rumah sang perempuan. Warga masyarakat RT 10 yang merasa curiga dengan adanya mobil bernomor polisi merah tersebut mulai mengumpulkan perwakilan dari 3 RT di wilayah Kecamatan Sei Gelam dan melakukan penggerebekan dan didapati kedua sepasang sejoli yang bukan suami-istri tengah melakukan tindak percabulan atau asusila di kediaman sang perempuan tersebut. Kendaraan roda empat yang dipergunakan oleh pejabat staff SOSNAKER tersebut adalah mobil dinas milik Kepala Dinas SOSNAKER Muara Jambi dengan nomor polisi BH 45 GZ yang dijadikan sebagai transportasi untuk melakukan modus percabulan tersebut. Demikian Pengakuan ke - 50 orang perwakilan masyarakat 3 RT di Kecamatan Sei Gelam Kabupaten Muaro Jambi kepada Media On-Line Reportase Kriminal. Hingga saat ini kejadian tersebut ,belum mendapatkan penyelesaian dari pihak pemerintah Daerah setempat. Dengan terbitnya berita ini,pihak pemerintah Pusat khususnya Kota Jambi cepat mengambil tindakan tegas dan sanksi tegas bagi pejabat staff SOSNAKER tersebut maupun pihak Pemerintah Pusat Jakarta agar mengadakan komunikasi langsung dengan kepemimpinan Provinsi jambi yakni Gubernur agar kelak tidak lagi terjadi hal seperti itu tanpa ada penyelesaian yang tegas,sanksi dan keputusan secara hukum dan undang-undang yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.********

reportasekriminalpost.blogspot.com

Pemerintah yang bagaimana seharusnya menjadi pengayom masyarakat yang benar dan baik serta memenuhi kaidah hukum yang ada di Indonesia?

BlogUpp!

Ada kesalahan di dalam gadget ini